Sunday, 30 January 2011

BRUTALITY AND INTERWOVEN CENSORSHIP

verbalresistance:  The brutality and interwoven censorship of the dictatorship continues to escalate. NB. “haram” in this context simply means ‘explicitly religiously forbidden’ under Islamic teachings - in this case, the doctor is likely referring to the brutal crackdown of the regime against the protesters in general and in particular the murdering of innocent civilians seeking freedom with live ammunition.  Astaghfirullah

verbalresistance:

The brutality and interwoven censorship of the dictatorship continues to escalate.

NB. “haram” in this context simply means ‘explicitly religiously forbidden’ under Islamic teachings - in this case, the doctor is likely referring to the brutal crackdown of the regime against the protesters in general and in particular the murdering of innocent civilians seeking freedom with live ammunition.


TAKEN FROM:

http://hydrogenbromide.tumblr.com/post/3013675720/verbalresistance-the-brutality-and-interwoven



You have the power to change everything, let's start by praying, reciting anything that comes into your mind. We have to fight for justice.


CIKGU MALA

Bismillah hir-Rahman nir-Rahim,

Assalamualaikum,

Allahumma Solli A'la Saiyidna Muhamad, Waa'la aa'li Saiyidna Muhamad.

Menulis bertemankan matahari yang malu-malu mahu turun, ah, senja memang indah.



1
Cikgu Normala Sudirman, yang dikatakan kalah. Wakil calon PAS kawasan Tenang. Tidak perlu membuat analisa lebih-lebih untuk mengetahui mengapa kekalahan ini terjadi. Tepuk dada, tanya selera. Tapi nanti dihadapan Allah swt, tuan-tuan dan puan-puan sekalian, kalian ngga dapat menipu lagi.






2
Kalian, saya mahu bawakan satu berita gempar, yang kalau saya tidak belajar ekonomi ini, tidak akan ambil pusing lansung mengenai FDI ini. Rujuk gambar dibawah ya. Ya, kita hampir bankrupt, saudara-saudari sekalian. Kalau masalah outflow and reduced FDI ini berlaku lebih lama lagi pada masa hadapan, aduh, mungkin kita akan menjadi seperti Greece, dan Mesir. Mungkin. Kita sangat bergantung kepada external exports dan FDI untuk perkembangan ekonomi kita, dan kalaunya investors kita hilang keyakinan, maka, bagaimana mahu generate employments and growth? Kalau ikut islamic economy nya, banyak cara ya, tapinya kita ini ngga pernah ambil pusing tentang islamic economy, ya? (wah, to write about economic in Malay, or Manglish, is really hard!)






3
Saya sudah lupa betapa nikmatnya telur goreng. Ya, hari-hari makan sambal ikan bilis. Mudah. Saat-saat kritikal ini jangan ditanya diet kami. Tapinya, bagaimana pemakanan saudara-saudara kita di Mesir sana? Kasihan sekali. Penduduknya rata-rata hidup dengan US$ 2 sehari, tapinya GDP nya 4.9% pada 2009! Ngga masuk akal sekali negara ini. Kaya raya, tapi penduduknya secara purata sangat miskin.

Doakan, doakan mereka, sahabat-sahabatku, doakan semua umat Islam diseluruh dunia yang tertindas, yang berada dibawah cengkaman para pemerintah yang munafik, yang disekat segala hak-hak kemanusiaan. Doakan kami jua disini.





Allahu Akbar!

Saturday, 29 January 2011

TENANGLAH

Bismillah hir-Rahman nir-Rahim,

Assalamualaikum,

Allahumma Solli A'la Saiyidna Muhamad, Waa'la aa'li Saiyidna Muhamad.



1
Petang terindah di Durham, mataharinya memancar cantik, menyihirku dengan senyumannya yang selalu membuat aku penasaran. Kata kawanku, hujan selalu membuatnya rindu, rindu pada semua kenangan. Dan kataku, hujan selalu membuatku sedih, rindu pada Sang Matahari. Aneh ya, punya ikatan yang sangat kuat dengan matahari.



2
Dia, adalah lelaki yang penuh dengan kebaikan. Kebaikan yang menakjubkan. Aku kadang-kadang tidak nampak akan fizikalnya, dia adalah seperti satu gumpalan awan yang sangat penuh dengan kebaikan. Ya, aku selalu pikir, dia itu tidak terdiri dari darah, tulang, daging dan kulit, dia itu adalah sejuta kebaikan, yang terlalu ajaib untuk diterjemahkan dengan kata-kata. Yang selalu membuatku menangis kerana Tuhan itu Maha Ajaib.



3
Senja kelmarin, setelah sepanjang hari dipenuhi dengan kabus, hadir dengan rona-rona merah. Aku nampak garisan panjang melintang ke sana ke mari. Pikirku, meteor kah? Atau pikir nakalku, itu jin kah, terbang ke sana ke mari bermain dengan awan? Ah kawan ku bilang, itu jet! Kok Britain punya banyak jet pejuang?



4
Dan senja yang merah itu , SubhanAllah, kalau dilihat dari tingkapku yang kecil ini, ia seperti dataran di Afrika, dengan pokok-pokok tidak berdaun, ranting-ranting yang ceria melambai dia. Kemari lagi ya, pesan mereka dengan senyum yang menggoda, jangan berlama-lama di sana.

Ah, kamu, aku cemburu, benar-benar cemburu.




5
Aku memikirkan tentang dia, dia, dia dan dia. Betapa ramai manusia yang punya derita berat, dan tidak memungkinkan aku bersama-sama memikulnya. Kalau kamu mahu, sahabatku, aku ini tidak punya apa-apa, bahkan kadang-kadang aku takut doa-doa ku tentang kamu tidak diangkat ke langit dek besarnya dosa-dosa ku. Tapi aku cuma punya bahu, kalau mahu menangis di bahuku, ya, silakan sahaja. Tumpang lah. Tumpanglah walau ia kecil. Memang takdir ini celaka, kalau kamu negatif. Tapinya sahabat, sudah ku bilang, dan akan ku bilang lagi sampai kapan pun, bahawa takdir itu, sangat indah.

Tenanglah.


Friday, 28 January 2011

G8

Bismillah hirRahman nirRahiim,

Assalamualaikum,

Kullu am wa antum bikhair.



1
Wah, hari ini banyak sekali kabusnya. Terasa benar-benar di musim dingin ini. Mahu belajar tapi malas, ya, hakikatnya begini. Apa itu maksud belajar? Katakan pada ku, apa membaca itu belajar? Mengira? Menulis? Berfikir? Atau ya, semuanya ini terangkum dalam satu perkataan agung itu? Terbaca di satu jurnal, entah dimana tidak sempat di'save' kayaknya, dikatakan sistem pembelajaran di Jerman itu sangat ampuh sekali untuk vokasionalnya, untuk teknikalnya. Masakan tidak, hanya 1-2 hari sahaja ke kelas, dan 2-3 hari ke tempat kerja. Boss akan memberi sedikit imbuhan khabarnya. Lumayan, ilmu di dalam dan diluar kelas didapati, theories dan practical itu seiring. Boleh ngga buat di Malaysia? Apa? Apa katamu? Sistem apa ini?

Aduhai sahabat, Jerman itu (I feel so weird to spell it using J, instead of G), walaupun dengar-dengarnya akan bankrupt, ia tetap negara maju, negara G8, negara yang kuat teknologinya, negara yang bolasepaknya maju (opps), kalau kita ngga mahu tiru cara pembelajaran al-Azhar, nah, tiru sahaja sistem ini.

Simple, we do not have to produce lots of policies, which are useless anyway in my opinions. To prepare thousands conferences and papers and paperworks, with the dismal results. Ya, saya bukan expert dalam bidang pembelajaran, tapi saya berani cakap, berdasarkan pengalaman sendiri dan manusia lain, sistem pendidikian kita itu bukan membawa kita lebih dekat mengenal Tuhan. Dan apa tujuan hidup kalau bukan kerana-Nya, hanya kerana-Nya?

Cliche' , cliche' , Nur.

Lantasnya, apa tujuan anda membaca post ini?



2
Today is Friday, please recite selawat a thousand times if you may.Allahumma Solli ala' Sayydina Muhamad wa a'la alihi Sayydina Muhammad. Seorang sahabat berkata, ulama'-ulama' dulu jarang membicarakan tentang khilaf, mereke lebih menekan kan tentang peri utamanya mengingat Allah, dan sahabat-sahabat yang ku kasihi sekalian, selawat ini adalah kunci kepada segala PINTU yang ada di langit dan di bumi.




3
I just realize, she never really smiles in her photos. True, she always smiles, giving her best pose, yet her beautiful eyes never smile. It seems like the sadness has been pooled and reflected, yet she never realizes it. It is sadder when she doesn't realize it.


4
All right, I'm going to study now. Please pray for us aiih.





Thursday, 27 January 2011

HAIRAN

Bismillah hirRahman nirRahiim,

Assalamualaikum,

Kullu am wa antum bikhair.

Moga-moga kamu berada di dalam jalan-Nya. Meskipun pahit untuk tetap berada di jalan-Nya, saya doakan kita tetap sama-sama melangkah, biar mungkin terpaksa mengesot, atau merangkak, tetaplah kedua belah kakimu, sahabat. Biarkan magis doa-doa kita berterbangan di angkasa raya.



1
A friend wrote to me - hahha tu la saya heran camner awak tulis tanpa faham conceptual framework tapi memang ada conceptual framewrok and theorotical framework dalam paper awk.

At first I was puzzled and humbled, but I totally understand now what are meant by conceptual framework and literature review. But we also have an econometric modelling. However, I'm just a beginner. For thus who see that I'm a somebody in my area, please don't be. All is from Him, and Him alone should all the praises go to. And if you need any helps, in any areas, please feel free to ask.



2
After helping a friend in checking her thesis which is about designing a crime preventive measure in term of building physical environment (house design etc etc), I'm more than convinced that I love the crime topic more than anything. Such a comical life that I lead.



3
There was a political unrest in Tunisia, and it has been spreading to Egypt, Yemen and Gabon. Well-done, at last the young generations dare to stand up and fight for the right. I wonder, will this situation happen in Malaysia? Some bloggers write that instead of changing the government, why don't we improve the current government and governance? Heck, have they read 'SHIT' book by Prof. Shahnon Ahmad? The current generation has been anesthetized by many hedonistic programs, resulting in indifferent attitudes.

I realize, indeed it is true that we need a village to raise a child. Remember that Allah swt has prescribed the best way to teach people: By (the Token of ) Time (through the ages); Verily Man is in Loss, Except such as have Faith, and do righteous deeds, and (join together) in the mutual teaching of Truth, and of Patience and Constancy. (103)



4
It's Friday already! And I haven't finish doing things that I'm supposed to do. For the past few days, the weather decides to be somber grey, and it's raining almost everyday. The sun doesn't even show him pretty self, and somehow, it makes me sad beyond reasons. *sigh* The motivation to do something has been lost, owh Sun, you, you!



5
My 'roh' has paid several visits to many people today. Sometimes friends claim that I never remember them, as I never bother to keep in touch. What a harsh word. Well well well, let me tell you something, I do, I do remember you, with all my heart. Before, when I remember someone, I just remember. But now, I make a prayer - To Allah swt, The Most Merciful, The Most Gracious, please protect Mr./Miss/Madam X, guide him/her to your straight path, show him/her your mercy, shower him/her with your bountiful blessings, forgive her/him, and grant him/her paradise.

See? I do remember you. Dalam sujud-sujud dan doa rabitah ku. Dan kayak nya, gue ngga peduli kalau kamu ngga ingat sama gue, kerana gue mahu Tuhan Yang Maha Penyayang itu peduli sama gue. Dan ditakdir-Nya kamu ingat pada gue, alhamdulillah. Kalau tidak, ya, baik-baik sahaja. Tapinya, gue sangat berharap doa gue tentang kamu terus naik ke arasyi tanpa hijab. Because, just because.



Tuesday, 25 January 2011

ADAB CINTA

Bismillah hirRahman nirRahiim,

Assalamualaikum,

Kullu am wa antum bikhair.


Someone googles 'adab cinta bagi seorang perempuan yang hafal AlQuran', and s/he finds my blog. I'm honoured, even though my blog doesn't provide any tips for love. But I'm really curious, is there any adab/ rules (rules, or etiquette, maxim, or basis could never describe 'adab', perhaps because the word conveys a very deep meaning on the soft behaviour, I don't know) for such lady when she is in love?

There are rules for players, I know, but I never apply it, it's a game too dangerous to play, and it's not a game in the first place. But to dictate some 'adab' when you are in love, wow, that takes love to a higher level than its already great position.

Seni seviyorum.






'DUDUK'



Bismillah hirRahman nirRahiim,

Assalamualaikum,

Kullu am wa antum bikhair.


Nyaman-nyaman sahaja hari ini, cuaca nya bagus sekali, sudah 6 darjah Celsius. Kalau esok cuacanya masih begini, waduh, alhamdulillah.

Mahu blog mengenai lagu, boleh kah? Saya terbaca satu ayat yang menyamankan jiwa, doa itu lagu hati, entah saya curi dimana ngga bisa ingat lagi. Saya bukan peminat musik tegar. Kalau ditanya siapa penyanyi paling terkenal sekali, boleh saya bariskan seperti Lady Gaga, Justin Bieber dan Siti Nurhaliza kah? Sewaktu puluhan ribu rakyat manusia menonton AJL kelmarin, saya tidak ambil pusing lansung. Saya memang begini, punya satu penyakit paling jelek itu.

Tapi, bila saya menonton dan mendengar klip diatas, sewaktu 'duduk' didendangkan, dan violin dinarikan, saya tiba-tiba terasa dibawa ke satu alam indah yang tidak dapat saya gambarkan dan terjemahkan dalam kata-kata.

Iya, terasa macam lagu ulik mayang pun ada jua! Disini saya kagum dengan Yanni, dia memperkenalkan duduk, alat musik yang sudah berusia 3000 tahun, berasal dari Armenia. Kalau kita, alat musik apa yang masih kita pertahankan? Kordofon? Ah, saya pasti ada yang meng'google' alat ini. Benar, ada sahaja ulama' yang pasti mempertahankan pendapat yang mengatakan musik ini haram, ada sahaja yang kata harus. Terpulang, tepuk dada, tanya selera.

Adoi, really hard writing in good malay!