Showing posts with label STUNNED. Show all posts
Showing posts with label STUNNED. Show all posts

Wednesday, 1 September 2010

10 Bersaudara Hafal Al-Qur’an

Salams,

Saya busy bangat, ngga mampu menulis secara konsisten. Disini saya copy paste kan sahaja coretan-coretan yang memungkinkan membakar semangat anda untuk menjadi lebih baik dari semalam. Yakinlah, segala-galanya ini adalah rencana Allah swt. Kita ini faqer, ngga punya apa-apa. Moga sahaja amal ini diterima Allah swt dan dikurniakan-Nya dengan kurnian yang ajaib-ajaib.

10 Bersaudara Hafal Al-Qur’an

31/8/2010 | 22 Ramadhan 1431 H | Hits: 3.096

Kirim Print

10 bersaudara hafal Al-Qur'an (inet)

dakwatuna.com – Telanaipura. Siapa yang menyangka bila 10 putra pasangan H Mutammimul Ula (Ustadz Tammim) dan Wirianingsih (Ibu Wiwi), ternyata bisa menjadi penghapal Alquran alias Hafizh. Pada Sabtu (28/8) lalu, keluarga ini mengikuti undangan DPD PKS Jambi.

Kedua pasangan suami istri tersebut mendidik dan membina kepribadian putra-putrinya dengan kebaikan akhlak, perilaku Qurani, anggota keluarga tidak pernah lepas untuk menghapal ayat suci Alquran yang menjadi pegangan hidup bagi seluruh umat muslim.

Keluarga tersebut juga menjadi inspirasi bagi keluarga muslim lainnya untuk dapat meneladani keistimewaannya. Kesepuluh putra mereka, selain berhasil di bidang keagamaan, juga berhasil di bidang akademik dan kemasyarakatan.

Misalnya, putra pertama H Mutamimul ‘Ula, Afzalurahman Assalam. Kini dia semester akhir Teknik Geofisika ITB, hafal Alquran sejak usia 13 tahun, dan Juara I MTQ putra pelajar SMU se-Solo. Selain itu, dia juga menjabat sebagai Ketua Pembinaan Majelis Taklim Salman ITB dan terpilih sebagai peserta Pertamina Youth Programme 2007.

Hal itu membuktikan bahwa prestasi di bidang menghapal Alquran tidak menyurutkan prestasi lainnya di bidang keduniawiaan, terutama dalam bidang pendidikannya yang terus menanjak.

Selain dari seorang putranya itu, sembilan saudara lainnya juga memiliki prestasi gemilang, dari prestasi akademik, jabatan di keorganisasian, juara MTQ, dan selalu mendapatkan amanah yang baik di dalam lingkungan. Dari kesepuluh putranya, empat putranya hapal 30 juz, ada yang hapal 29 juz, 15 juz, 13 juz, sembilan juz, dan dua juz bagi dua putranya yang masih duduk di bangku SDIT Mampang Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan menyambut momen Nuzul Quran (turunnya Alquran), DPD PKS Kota Jambi menghadirkan langsung H Mutamimul ‘Ula dan seorang putranya yang kedelapan yaitu Muhammad Syaihul Basyir atau akrab disapa Basyir, Sabtu (28/8) lalu di Aula Museum Negeri Jambi Telanaipura.

Keluarga Mutamimul pun membagikan tip dan menjadi motivator bagi keluarga muslim di Kota Jambi. Antusiasme peserta yang hadir dalam kegiatan cukup tinggi. Itu terlihat dari jumlah kursi yang disediakan seluruhnya terisi, bahkan ada peserta yang rela untuk berdiri demi mendengarkan motivasi dari H Mutamimul ‘Ula tersebut.

Bagaimana kunci kesuksesannya? Meski keduanya sibuk atas pekerjaan yang sebelumnya merupakan politikus dari PKS serta sibuk dalam dunia dakwah (menyebarkan syiar Islam di tengah masyarakat), namun, pasangan suami-istri ini memiliki komitmen terhadap pendidikan anak. Terutama pendidikan agama, akhlak dan kepribadian anak.

Keluarga ini sebagaimana keluarga lainnya yang hidup di tengah arus globalisasi, putra mereka tetap diberi kebebasan menikmati berbagai fasilitas teknologi. “Namun, yang terpenting adanya imun (kekebalan) di dalam diri anak. Sehingga anak dapat tetap terjaga,” ujar Ustad Tamim saat menyampaikan urainnya di hadapan peserta.

Tamim menekankan, banyak beramal ibadah, berdoa, merupakan kunci keberhasilan untuk kebaikan hidup di dunia dan akhirat. Kedua pasangan ini sangat memperhatikan pentingnya manajemen waktu, konsisten (istiqamah), dan terus mengontrol perkembangan putra mereka dalam keluarga yang terus membina hubungan baik.

Bahkan, mengenai pengecekan hasil belajar putra mereka, kedua pasangan ini lebih mengutamakan untuk mengecek hapalan Alquran putra mereka, dan selanjutnya barulah menanyakan mengenai tugas sekolah atau kuliah. “Karena bila hapalan telah baik. Maka, yang lainnya akan ikut sendiri,” ujar Ustad Tamim yang sangat rendah hati dan tak pernah ingin berbangga diri itu.

Putra kedelapan Ustad Tamim yang baru kelas III SMP, Basyir mengutarakan, dia tidak begitu tertarik dengan permainan yang membuatnya lalai. Alquran aktivitas kebaikan lainnya, lebih menarik hatinya ketimbang harus menghabiskan waktu dengan permainan anak-anak yang marak akhir-akhir ini.

Saat dikonfirmasi kepada ketua pelaksana yang juga Ketua DPD PKS Kota Jambi Syafruddin Dwi Aprianto, dihadirkannya seorang inspirator generasi Qurani itu, bertepatan dengan momen Nuzul Quran pada Ramadan kali ini. “Selain itu, untuk memotivasi keluarga muslim agar dapat meneladani Ustad Tamim dan istri yang dapat mendidik 10 putranya menjadi bintang Alquran,” katanya.(dwy/ji)

Friday, 6 August 2010

Innalillah wa-inna ilaihi raji’un

Salams,

Kata adik saya, dia jahat sekali, menggores kereta yang Abah baru beli dengan hasil jualan kelapa sawit. Sambung adik lagi, dia turut sekali menggores kereta kawan yang dibeli dengan hasil titik peluh ibunya yang berniaga di pasar malam. Kata adik, kalau mahu disenaraikan 'kejahatan' dia, tak terlarat katanya. Bonda dan saya menyabarkan adik, mengatakan mungkin ini kifarah kita, dan moga-moga Sang Maha Pengasih itu mengangkat darjat kita ke tempat yang lebih tinggi.

Tidak pernah terlintas didalam fikiran dan hati kami bahawa sesuatu yang buruk akan terjadi kepada dia. Bahkan, orang-orang yang lebih jahat dari dia tidak pernah dibalas Tuhan lagi, duit rakyat habis dikikis, harta negara habis dicuri, rakyat dibunuh sewenang-wenangnya, rakyat dikuras sehabis-habisnya, dan kalau mahu disenarai panjangkan lagi, saya bimbang saya akan dijangkiti penyakit darah tinggi.

Dengan takdir Ilahi, dia kemalangan dua hari lepas. Tangan dan kakinya patah, darah beku di otak dan dadanya pecah. Dia bawa BMW milik keluarganya, dan berlanggar dengan lori di jalan Grik-Jeli. Keretanya remuk sehingga enginnya hancur. Dua tayar depan lori tersebut tercabut. Dia dibawa ke hospital Kubang Kerian yang mengambil masa dua jam setengah. Saya pernah memandu di sana, di dalam cuaca baik mahupun cuaca terburuk saya pernah lalui dalam sejarah pemanduan berhemah saya. And let me tell you something, the road seems cheerful when the sun shines, but horribly scary during the worse weather. It is the worst road I've ever drove on.

Dia meningal dunia hari ini, pukul 3 Jumaat pagi. “Innalillah wa-inna ilaihi raji’un – Truly to Allah we belong, and truly to Him shall we return”. Dia baru berusia 25 tahun. Bonda kata, ini pasti roh orang yang beriman, kerana Allah swt memanggilnya pada hari yang paling mulia di dalam Islam. SubhanAllah, apa amalannya hingga dipanggil Sang Pengasih itu, hingga diberi kemuliaan terbang menuju alam barzah pada hari ini? Dan siapa kita mahu mengadili dia berdasarkan amalan-amalannya yang terdahulu?

Semoga kita semua sempat merasai Ramadhan yang mulia ini. Semoga segala kekhilafan kita dimaafkan dan diampuni-Nya. Dan yakinlah segala amalan kita ini, jikalau tidak diizinkan oleh Allah swt itu, tidak mampu jua kita lakukan. Apa yang digerakkan oleh Allah swt untuk kita perbuatkan, bersyukurlah diatas nikmat-Nya yang teragung. Dan dalam kita mencela-cela amalan orang, perbaikilah dahulu amalan kita. Sayugia saya mahu mengingatkan, tiada bezanya antara kita, yang membezakan adalah taqwa. Ayuh, mari kita berlari menggapai Redha-Nya.


إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عَندَ اللَّهِ أَتْقَـكُمْ

“….Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa diantara kalian…” [alHujurat (49) : 13]



Kepada pembaca setia, pasti anda masih ingat dengan Lady Durham, yang membantu saya dengan kertas kedua saya. Tanpa bantuan Allah swt melalui dia, pasti sahaja sehingga kini kertas saya tidak selesai lagi. Mohon pembaca sekalian menghadiahkan al-Fatihah pada ibu beliau, yang kembali ke rahmatullah baru-baru ini. Jua al-Fatihah kepada rakan adik saya.

Al-Fatihah.