Monday, 9 January 2012

LOGAM HITAM?

Salams,

Bismillah hirRahman nirRahiim,

Alllahumma Solli 'Ala Saidina Muhamad, wa'ala 'Aali Saidina Muhamad.

Hari Jumaat memang selalu hari yang sangat membingungkan saya. Selalunya ujian yang dihantar oleh Allah swt pada hari Jumaat untuk saya besar-besar belaka. Hingga hilang kesabaran saya. Ia mencabar emosi saya.

Nah, cabaran pada hari Ahad adalah: secara fizikalnya!

Tetapi hadiah datang dari-Nya pada hari Isnin - priceless. Sungguh tidak ternilai, saudara dan saudari sekalian.

Pernah saya katakan pada rakan-rakan saya - saya cuma manusia biasa. Tidak akan ada pernah kesan pada manusia lain. Saya ini cuma secebis debu sahaja. Saya tidak pernah mahu menjadi bunga kampus atau mutiara kampus. Cukup sahaja saya jalankan amanah ini hanya kerana-Nya. Doakan saya seikhlas-ikhlasnya untuk memberi yang terbaik, bukan kerana nama, pangkat atau status, tapi hanya-Nya.

Dan saya tidak pernah mengerti dengan konsep cemburu dan saling tikam-menikam.

Rakan saya menyabarkan saya - mereka yang melakukan sedemikian rupa, didatangkan khas dari Penguasa Langit dan Bumi untuk menguji saya. Samaada saya ini, benar-benar emas asli, atau sahaja logam hitam.

Oh, jangan tak percaya, saya sudah cerah sedikit. Hahaha.

Dan syukur, Anwar Ibrahim telah dibebaskan.

Must dash, I'm going to the library, will you believe it that they want to cut my salary just because I haven't return their books on time? Oh, I hate the serious library.










Friday, 6 January 2012

KAWAN...

Salams,

Masih berhempas pulas menahan nafsu, sungguh, terutamanya nafsu amarah.

Apa perasaan anda sekiranya ada pelajar yang tidak mahu membeli buku yang berharga RM20?

Sabar, sabar. Sabar ada batasannya.

Syukurlah pabila membaca article dibawah, terasa sejuk dihati.


____________________________________________________________



Kawan, kita ini adalah hamba Allah yang tercipta dengan sebaik-baik bentuk. Sebaik-baik takdir yang Allah tetapkan dalam kitab Lauh Mahfuzh. Bilamana kini kita dalam kondisi tak mengenakkan – menurut kita – dan kita telah jatuh bangun dalam usaha memperbaikinya kemudian belum ada tanda-tanda Allah untuk memberikan setitik bantuanNya. Apakah kemudian kita akan menggugat Allah? Mungkin kita akan teringat akan firman Allah yang akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum tersebut berusaha untuk mengubahnya terlebih dahulu.

Belajar berprasangka baik kepada Allah. Ayat tersebut adalah motivasi untuk kita terus berusaha memperbaiki keadaan dalam diri dan lingkungan. Berusaha menuju arah yang lebih baik. Karena Allah adalah sebaik-baik pemberi janji dan tak pernah ingkar janji. Jika keadaan kita belum berubah, mungkin memang takdir Allah untuk memberikan kita jalan seperti itu. Jalani saja, karena bisa jadi takdir itu adalah rencana Allah untuk membuka takdir-takdir berikutnya dari arah yang tak pernah kita sangka. Takdir yang membawa kita pada cahaya kebenaran. Yang terpenting, jika jasad kita terlumuri dosa maka jangan sampai hati kita tertutupi hijab yang tebal dengan Allah. Sungguh, Allah hanya menilai isi hati hamba-hambaNya.

Seorang penjahat kelas kakap yang hatinya masih terus mengingat Allah sedang raganya mengharuskannya untuk berbuat sesuatu yang hatinya tak ingini, bisa lebih mulia di hadapan Allah. Ia memiliki hati yang tak tertutupi hijab antara dirinya dan Allah, dan cahaya keimanan akan mudah merasuki hatinya. Kemudian ia masih berbuat kejahatan, apakah bisa kita menilainya termasuk golongan penghuni neraka? Hanya Allah yang bisa menilai setiap perbuatan hambaNya. Kadang Allah menjadikan kemaksiatan sebagai caraNya untuk lebih mendekatkan Dia dan hambaNya. Tinggal hamba itu menunggu suatu episode hidup berikutnya.

Tapi jangan sampai kita mencoba untuk mencicipi kemaksiatan guna mendekatkan diri kepada Allah. Karena yang berkata itu adalah hawa nafsu dan bukan takdir. Hawa nafsu akan menjatuhkan kita pada jurang kebinasaan terdalam.

Jadikan segala cobaan yang sedang kita hadapi sebagai bekal untuk mendekatkan diri kepada Allah bukan yang lain. Apapun keadaan kita kini, terimalah. Robekkan tirai penghalang interaksi hati kita dan Allah. Dengan berjalannya waktu kita akan merasakan perubahan dalam diri. Meskipun dalam keadaan yang sama. Perubahan helaan nafas yang kian dekat dengan Allah. Lantunan istighfar yang senantiasa menjadi irama hati. Hal tersebut adalah semanis-manisnya iman. Karena Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hambaNya.

Mungkin bukan dengan jalan kelapangan, bukan dengan jalan kemudahan, bukan dengan jalan kemewahan, Allah mendekati kita. Biarkan Allah berbuat sekehendakNya, Allah Maha berkuasa dan sebagai makhluk kita hanya bisa menuruti. Menjalankan takdir sebaik-baiknya. Karena kemudahan pun bisa jadi menjadi tabir antara kita dan Allah. Tapi keadaan apapun tak akan berpengaruh jika hanya Allah yang ada di dalam hati. Semuanya akan terasa indah dan mudah.

Kawan, mari kita selalu berusaha menikmati takdirNya. Berusaha mengecap kepahitan semanis madu. Berusaha menikmati manisnya madu secukupnya. Hingga kelak Allah memutar roda takdirnya, kita akan terbiasa.

Kawan, mari kita berusaha untuk meramaikan kesunyian hati dengan dzikir mengingatNya. Berdzikir dalam keheningan dan keramaian. Merasakan Allah hadir dalam helaan nafas.

Kawan, kita ini adalah hamba terpilih. Terpilih untuk menikmati proses degradasi moral dan proses penyucian kembali jiwa yang lama melanglang. Itulah realita takdir. Allah Yang Maha Mensucikan jiwa hamba-hambaNya yang merangkak pada cahayaNya. Allah Yang Maha Menghinakan hamba-hambaNya yang menghalau cahayaNya dengan berbagai alasan.

Allahua’lam.



Wednesday, 4 January 2012

CONVICTION

Salams,

Bismillah hirRahman nirRahiim,

Allahumma Solli 'Ala Saidina Muhamad, Wa'aala 'Aalii Saidina Muhamad,


1
Dengan rahmat-Nya yang meliputi sesuatu

Saat membaca doa Saidina Ali r.a ini, baris pertama sudah menangis. Sungguh, hamba-Mu yang paling banyak dosa. Aduh, bagaimana ini?


2
Mendengar lagu-lagu tidak akan dapat menandingi kehebatan membaca alif, lam, mim.



3
Conviction = Iman.

Setiap kali saya melihat wajah pelajar-pelajar saya, ada yang membuatkan saya mahu terbang ke langit. Saya sangat pasti jiwanya sangat lembut dan halus. Mengingati Tuhan, sehingga membuatkan saya jua mengingati-Nya. Saya jua sangat berharap supaya setiap kali mereka memandang saya, mereka jua seperti mahu menggapai langit.






Monday, 2 January 2012

VIOLENCE AND STUDY

 

 

Salams,

Bismillah hirRahman nirRahiim,

Allahumma Slli "Alaa Saidina Muhamad wa'aala 'Aali Saidina Muhamad,

Sahabat-sahabat yang dimuliakan, semoga sentiasa di dalam Rahmat Allah swt.

Saya tertarik dengan dua post di Facebook. Sangat menarik untuk difikirkan.

The UPSI violence is once again reigniting the debate on political freedom for university students. If 'distraction from studies' is behind the denial of this right, the government must also ban facebook, 9gag, usrah and EPL. Dr Gro Harlem Brundtland joined the Norwegian Labour Movt at the age of SEVEN, survived medical school, got a masters degree from Harvard, has done more than any Malaysian has to promote public health, sustainable development, gender empowerment, and even stopped SARS... So those of you who are offering 'advice' to the student activists in Malaysia to focus on their studies in very condescending ways, are you doing THAT well in your studies? (@Hammad Fahli, 2012)

Gituh la tak halal duit segala. Aku pon tak halalkan duit pinjaman kerajaan yang korang guna untuk deting, main muzik memekak tengah malam, pegi club, isi minyak moto untuk merempit. Aci? (@khadijah, 2012)

For those who have done economics must know where the money come from, and go to. Remember, it is just a flow of money. It doesn't belong to any parties: be it households, firms, governments or foreign companies. Don't be swayed with any opinions, especially concerning the economics concepts: taxes and subsidies.

And for those who believe that the students' main jobs are to study, it truly shows how shallow your belief is. Why are they so afraid of changing? Of being better? Of believing and thus implementing the syariah law?

Let's pray and hope that our 2012 will be our best year to come. Better, let's believe.

CRY

“I remember asking my friend in Canada who gave me Da’wah – a man I have rarely seen cry – if he cried the first time he saw the Kabah, he smiled at me and said, “Everyone cries the first time they see the Kabah.” I didn’t just cry, I cried hard, I mean I bawled! I don’t think I cried that hard since I had lost a daughter so many years before. The brothers near me stopped to watch me I noticed them observing me but didn’t care as I had made it to Allaah’s House and remembered a lot of the wrong things I had done in my life, remembered Allaah’s favor upon me in choosing to guide me, and beg Allaah to forgive me as I had done so much wrong since accepting Islam.” - A Canadian revert on first seeing the Ka’bah.


Taken by Zainab Al Satrawi





I cry every time I see the Ka'abah.

Saturday, 31 December 2011

2011

Salams,


Bismillah hirRahman NirRahiim.

Allahhumma Solli 'Ala Saidina Muhamad, wa'aala A'ali Saidina Muhamad.


Kepada mereka-mereka yang menyerahkan jiwa di Tangan-Nya, Sang Maha Pemurah itu.


Tahun 2011. Tragedi. Bahagia.

Tiada apa yang mampu ditulis untuk melihat kembali segala kenangan tahun ini. Pinta saya, doa saya, semoga saya dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang beriman dan bertaqwa - beriman dengan-Nya dengan sebenar-benar iman, iman yang murni seperti emas. Iman yang tiada ragu-ragu. Iman seperti Junjungan Rasulullah saw. Yang redha dan syukur atas segala yang terjadi. Seperti wali-waliNya, yang tidak bimbang dan tidak bersedih.

Ameen.

Saya doakan kalian jua, ameeen.

Al-Fatihah kepada Abah yang sangat saya cintai, semoga ruhnya ditempatkan di Syurga Firdaus bersama-sama dengan Rasulullah saw, Saidina Abu Bakar r.a., Saidina Umar Al-Khattab r.a., Saidina Uthman r.a., dan Saidina Ali r.a.

Sahabat-sahabat yang dimuliakan, semoga kalian dicintai dan diredhai Allah, Rabbul "Alamin itu.





Salam sayang,
Nur





Thursday, 29 December 2011

WORDLESS WEDNESDAY!


I know the title is wrong, today is Thursday, and another 27 minutes, it is going to be Friday. But I really like the title, and many bloggers have put the same title as well ( click here, here and here).

Anyhow, the White is going to lose. The chess game I mean.

But the real intention of writing this entry is - please read the Surah Hud! It is amazing, way too amazing. Let's discuss about it tomorrow, shall we?

Heck, this is not wordless wednesday as there are lots of words!

:)